Kue Putu

Kue Putu di Indonesia dijual sore hari, pedagangnya menggunakan gerobak yang mengeluarkan bunyi peluit khas berasal dari steamer saat memasak kue Putu ini. Saat tidak sedang berada ditanah air, terkadang saya kangen dengan kue ini, rasanya yang gurih manis, wangi pandan dan lembut, suasana tradisionalnya. Hmmm...  di Kuala Lumpur kue ini dijual dengan nama Kuih Putu Piring, karena bentuknya pipih seperti bentuk piring. Di Singapura kue ini dikenal dengan nama Kueh Tutu.
Resep dibawah ini saya buat sebagai obat kangen tanah air.

Kue Putu Pandan
Untuk 13 buah kue ukuran besar

Bahan :
180 gr tepung beras
50 gr tepung ketan
200 ml air + 1/2 sendok teh garam  + 1 sdt pasta pandan (masukkan dalam botol, aduk rata)

Isi (unti) :
100 gr kelapa parut + 1/2 sendok teh garam
100 gr gula merah (iris)

Cara Membuat Isi :
Masak Gula merah dengan sedikit air, masukkan kelapa parut dan garam. Masak sampai tercampur rata. Sisihkan.

Cara Membuat Kue Putu :

1. Sangrai Tepung ketan dan tepung beras dalam frypan selama 5 menit dengan api sedang. Angkat dan dinginkan.
2. Tuang air dalam botol sedikit demi sedikit kedalam tepung, sambil diaduk.
3. Saring tepung dengan saringan kasar, sambil ditekan dengan tangan agar tepung tersaring sempurna, dan menghasilkan teksture seperti breadcrumb.
4. Ambil 1 sendok makan adonan masukkan kedalam cetakan, beri ruang ditengah untuk isi untinya. Tambahkan 1 sendok teh penuh unti ke tengah adonan, tambahkan 1 sendok makan adonan lagi diatasnya untuk menutup isinya, ratakan dengan sendok.
5. Didihkan air dalam kukusan sampai keluar uapnya. Kukus kue Putu dengan api sedang sekitar 10 menit.
6. Angkat dan tutup kue segera dengan daun pisang dan simpan dalam tempat tertutup agar kue tetap lembab.

Kue Putu
Isi Kue Putu (Unti)
Sangrai tepung selama 5 menit dengan api sedang

Siapkan cetakan kue putu
Adonan setelah disaring (teksturenya seperti breadcrumb)

Adonan sebelum disaring
Kue Putu siap dikukus
Kue Putu siap disajikan hangat
Lembut dan lembab


Blogger
Disqus

Tidak ada komentar