Tampilkan postingan dengan label Tradisional Snacks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tradisional Snacks. Tampilkan semua postingan
Es Pisang Ijo Resep Baru

Es Pisang Ijo Resep Baru


Judulnya Es Pisang Ijo resep baru..bukan jenis Es Pisang Ijonya yang baru ya..tapi resepku yang baru..hihi. Karena sebelumnya aku udah pernah share dua macam versi Es Pisang Ijo di webku ini. Tapi seperti biasa, aku suka mengulik aneka resep itu nggak cuma satu resep, jadi bisa tau mana yang paling sip..hihi. Yang pertama yang adonan tepungnya di masak kemudian di balurkan ke Pisang, resep di SINI. Yang itu enak, tapi agak ribet, karena adonan kan lengket jadi kudu sabar membentuknya agar bentuknya cantik sebelum di kukus. Yang kedua aku pernah share yang versi di dadar, tapi pakai Tepung terigu saja...itu juga sudah enak..lembut...cuma kurang berasa gigitan Es Pisang Ijonya, karena setelah di dadar langsung di sajikan, jadi rasanya seperti dadar gulung pisang. resep yang  versi kulit dadar Terigu, di SINI ya.

Nah..yang sekarang versi terbaru, aku update nich..resep Es Pisang Ijo dadar juga, tapi setelah di dadar aku kukus lagi..dan campuran tepungnya pakai tepung beras juga..hemm..ini perfect..! Lebih mudah cara buatnya dan enak..tapi tetap terasa legitnya kulit Pisang Ijonya. kelebihan lain, bentuk jadi rapi, dan tidak telalu tebal, bisa rata kulitnya. Jadi nggak mblenger juga. Jadi..next jika bikin Es Pisang Ijo, aku pilih pakai resepku yang terbaru ini, jadi praktis, tapi tetap dapat legit kulitnya. Tapi semua kembali ke selera masing-masing ya..semua enak..cuma aku dan suami..suka yang versi ini. Kalau Yodha..sayangnya  belum suka..hihi..katanya bubur kok pakai Pisang..Lol ! Ya..memang begitu Kak...!..Yodha memang belum suka Pisang yang di kukus gitu...:D

Kulit Pisang Ijo yang ini pas menurutku, terasa legitnya, namun tetap lembut..di padu sama bubur putihnya yang juga lembut, di kasih remukan es batu ( harusnya serut ya..tapi aku nggak punya alat serut..hihi ), di kucuri sirup merah,  nikmati dalam keadaan dingin...hemmm..enak..seger dan mengenyangkan juga lho..jadi kemaren aku nggak  makan malam Nasi lagi makan ini..hihi. Resep ini cocok juga untuk menu Takjil di bulan puasa nanti teman-teman..ayuk di catet ya resepnya. Tapi jika buat Takjil di bulan puas, porsinya sedikit aja kali ya...misal satu porsi 3 potong Pisang Ijonya..jika kebanyakan bisa kenyang duluan nanti nggak maau makan yang lain..hihi.

Oh ya, agar lebih muda, aku bikin dadarnya pakai Crepes maker, jadi tinggal di celup ke adonan wajan teflonnya kan terbalik, bagian bawah yang di pakai, jadi hasilnya lebih cepat dan rata sama tebalnya. Wajan ini, must have ! Alat dapur yang aku sarankan punya ya...karena praktis dan serba guna, bisa untuk membuat Crepes, Leker, Dadar gulung, kulit Lumpia, kulit Risoles, Kulit Es Pisang Ijo seperti ini, dll. Jika mau hadiah wajan ini..ikut Give Awayku ya..info selengkapnya cara ikutan Give awaynya silahkan cek di Instagram aku di akun @bunda_didi. Atau yang mau pesan langsung Wajan Kewalik ini juga ready stok nich..barang datang sekitar Rabu besok...kemaren udah berangkat dari pabriknya di Jakarta..sms atau wa aja ke 089654712500 ya.

Oke, aku share ya resepnya :
Es Pisang Ijo Dadar

Bahan isi :
Pisang Raja yang ranum dan matang ya.  Jika kurang matang nanti sepet rasanya
Pelengkap :
Es batu serut secukupnya
Sirup merah secukupnya

Bahan Kulit :
100 gram Tepung Terigu
1 sendok makan Tepung Beras
1 sendok makan Tepung Kentang Pati ( bisa di ganti Tapioka, aku lagi kehabisan Tapioka kemaren )
1/4 sendok teh garam
1 sendok teh gula pasir
250 ml air ( air bisa di sesuaikan selera, mau tebal atau tipis dadarnya, kalau aku suka agak tebal )

Cara Membuat :
Aduk rata semua bahan
Saring
Buat dadar dengan Crepes Maker atau Teflon biasa. Kalau aku lebih suka pakai Crepes Maker, atau Wajan Kewalik. Lebih cepat dan praktis. 
Waktu dadar masih panas, segera isi dengan satu buah Pisang, gulung dan padatkan agar merekat erat
Kukus 15 menit di api sedang, alasi daun ya pengukusnya, olesi sedikit minyak daunnya agak tidak lengket.

Siapkan bubur putihnya :
300 ml santan
30 gram Tepung beras
1 lembar daun pandan
1 sendok makan gula pasir
1/4 sendok teh garam

Cara membuat :
Rebus semua bahan, sambil terus di aduk ya agar halus buburnya
Cicipi rasanya, sudah sesuai selera belum, buburnya kalau aku suka gurih aja sedikit manisnya, nanti kan masih pakai sirup penyajiannya. Tapi jika mau manis ya boleh saja, silahkan di tambah sendiri takaran gulanya ya.

Penyajian :
Potong-potong Pisang Ijonya
Letakkan di piring saji
Beri es batu secukupnya
Tambahkan Bubur putih secukupnya
Tuangi sirup merah secukupnya
Sajikan segera
Seger banget !


Risoles Makaroni Segitiga Balut Telur

Risoles Makaroni Segitiga Balut Telur



Kemaren beres-beres dapur, manggil tukang lagi. Rumahku tingkat kelembaban tinggi..jadi warna cat suka cepat berubah..jadi musti teratur mengecat ulang jendela..dll. Sekalian aja dech kemaren panggil tukang kerja dua hari. Kalau ada yang kerja gini aku selalu bikin cemilan untuk mereka. Nah..karena bapak-bapak tetap kan sukanya gorengan..hihi. Kebetulan di rak dapur masih ada Makaroni sedikit, aku buat risoles Makaroni aja..jadi mengenyangkan dan enak buat pekerja.

Risoles Makaroni ini jika di jual lumayan ekonomis juga ya teman-teman, karena ada isian Makaroninya, jadi iisan bisa lebih banyak volumenya..hihi. Jadi walau kelihatan besar-besar, tetap ekonomis ya. Untuk rasa gurihnya bisa di tambaahkan daging Ayam rebus, sosis, atau daging cincang dll. Bahkan jika bumbunya pas, hanya isi makaroni dan sayurpun tetap enak. Jadi sangat ekonomis kan.

Untuk risol kali ini juga sengaja aku buat tanpa panir, agar nggak mblenger ya. Nanti terlalu  banyak karbo..hihi. Lha kan kulitnya udah terigu, isinya terigu, jika di lapis panir, berarti lapis terigu  lagi...hihi. Jadi menurutku jika risoles makaroni, lebih enak tanpa panir. Jadi kulitnya juga lebih lembut rasanya.

Nah kali ini aku bikin variasi beda lagi, aku celup kulitnya ke kocokan telur, waktu menggorengnya. Dan ternyata makin enak rasanya. Makin lembut dan juga mencegah jika ada lubang atau kulit risolnya sedikit sobek, lebih aman ketika di goreng. Jadi tehniknya seperti menggoreng Sosis Solo Balut Telur gitu lho teman-teman. Senengnya jika bereksperimen di dapur dan hasilnya oke..hihi. 

Oke..selamat mencoba ya teman-teman..ide baruku ini..semoga sesuai selera ya...:D
Risoles Makaroni Segitiga Balut Telur

Bahan kulit
150 gram tepung terigu protein rendah atau sedang
2 butir telur
400  ml air
1/4 sendok teh garam,
Aduk rata semua bahan hingga adonan halus, saring jika perlu. Buat dadar tipis. Aku pakai Wajan Kewalik, lebih mudah dan rata tipis hasilnya. Juga lebih cepat dan praktis untuk  membuat aneka dadar seperti ini.
Lakukan hingga adonan habis.

Bahan isian :
100 gram makaroni, rebus hingga matang
100 gram daging Ayam rebus, cincang
1 buah wortel, rebus sebentar, potong dadu
1 batang sledri, cincang halus
1 sendok teh kaldu ayam / sapi..sesuai dagingnya ( optional )
1/2 sendok makan gula pasir ( sesuai selera ), 1/4 sendok teh merica bubuk, 1/8 sendok teh pala bubuk
1 siung bawang putih, haluskan
1/2 buah bawang bombay, iris halus
Garam secukupnya
Air 25 ml
1 butir Telur untuk pencelup
Cara membuat :
Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum, masukkan wortel, dan ayam. Aduk rata hingga matang
Masukkan wortel, makaroni, dan semua bumbu lain serta air. Aduk hingga bumbu merata, meresap dan kering. Koreksi rasa, rasa akhirnya gurih dan sedikit manis ya. Dinginkan.

Penyelesaian :
Ambil selembar kulit, isi dengan bahan isian secukupnya. Lipat bentuk risoles segitiga, rekatkan ujungnya dengan putih telur atau sisa adonan kulit.
celup ke kocokan telur, goreng hingga matang
Note :
Cara melipat risoles bentuk Segitiga, silahkan di lihat di postinganku di SINI ya teman-teman..jika masih bingung.
Oh iya..teman-teman yang mau order Wajan Kewalik sekarang sudah ready lagi ya..ini tinggal tunggu datang aja di kirim dari pabriknya dari Jakarta. Minggu besok udah datang. Yuhu, yang minat juga silahkan sms atau wa ke 089654712500...buruan..biar nggak kehabisan seperti dulu...hihi. Ini salah satu alat dapur yang aku rekomendasikan banget, karena serba guna. Bisa untuk bikin kue leker, kulit risol, kulit lumpia, dadar gulung, crepes, dll...prlatis banget.....!
Contoh penggunaan Wajan Kewalik untuk membuat kue Leker, bisa di lihat di SINI ya teman-teman.

Kue Lapis Mini

Kue Lapis Mini


Lagi kangen makan kue lapis, tapi paling males itu motongnya..suka nggak bisa seragam jika adonan pakai Tepung tapioka. Aku suka Kue lapis yang pakai campuran tepung tapiokanya..karena ada sedikit tekture kenyal lembut...di banding yang hanya pakai Tepung beras.  Dari berbagai komposisi aneka Tepung untuk Kue Lapis yang sudah aku coba, yang aku rasa sudah pas adalah resepku yang ini. Rasanya  lembut, tapi ada sensasi sedikit kenyal. Kue lapis ini berbeda dari lapis Pepe ya. Kalau Lapis Pepe lebih banyak takaran Tapiokanya dan rasanya lebih kenyal.


Membuat Kue Lapis itu butuh kesabaran waktu melapisnya. Karena harus di lakukan sedikit demi sedikit dan mengukusnya dalam waktu lama juga. Juga harus fokus, karena jika di tinggal-tinggal lapisan sudah terlanjur matang nanti akan mudah mengelupas jika sudah matang. Jadi..biar lebih mudah dan praktis, aku buat Kue Lapis dalam cetakan Talam aja. Jadi imut dan praktis kan, nggak perlu memotong-motong lagi..hihi. Dengan cara seperti ini juga akan lebih cepat matangnya.

Untuk membuat Kue lapis cantik, pakai takaran ya waktu menuang adonan, kalau aku pakai sendok ukur, jadi setiap lapisan takarannya akan sama. Jadi lebih cantik hasilnya. Jangan lupa tutup penutup kukusan dengan serbet ya agar air tidak menetes ke kue. Api juga jangan terlalu  besar, tapi air sudah mendidih, agar kue lapisnya ngga bergelombang. Lapisan pertama harus sudah set dulu ya..jika mau di tuang lapisan berikutnya, agar tidak mleber. Melepas Kue Lapis dari cetakan juga harus menunggu dingin dulu agar lebih mdah dan mulus hasilnya. Jangan lupa olesi dengan minyak ya cetakannya, agar tidak lengket.

Oh ya..untuk resep ini harus pakai Tapioka ya teman-teman, bukan Sagu. Aku pernah bikin Kue Lapis dari tepung Sagu, hasilnya...padat dan berat. Kalau memakai Tapioka ini lebih ringan tekturenya...dan ada sensasi sedikit kenyal enak. 

Oke, selamat mencoba ya teman-teman..jika suka Kue lapis..ini dia resepnya...:)

Kue Lapis

Bahan :
250 gram Tepung Beras kualitas bagus
100 gram Tepung Tapioka ( bukan Sagu ya teman-teman, tapi Tapioka..jika sagu Kue Lapis akan terasa berat dan padat )
800 ml santan kental dari 1 butir kelapa
200 gram Gula Pasir
1/2 sendok teh garam
2 tetes pewarna hijau atau pasta pandan
1 tetes pewarna merah tua

Cara Membuat :
Rebus santan, Gula, Garam hingga mendidih tapi jangan sampai pecah ya 
Biarkan hangat, campur dengan kedua macam tepung
Ambil sedikit adonan, beri pewarna merah
Sisanya bagi dua bagian, satu bagian beri  pewarna hijau
Panaskan kukusan. Olesi cetakan Talam dengan minyak
Beri adonan warna hijau satu takaran, kukus 5 menit
Beri adonan putih, kukus 5 menit
Lanjutkan selang seling adonan hijau dan putih bergantian selapis demi selapis
Teraskhir beri adonan warna merah, lalau kukus kembali selama 15 - 20 menit
Dinginkan
Lepas dari cetakan, sajikan


Onde-Onde Isi Kue Keranjang

Onde-Onde Isi Kue Keranjang


Happy weekend semua...selamat merayakan Imlek ya buat teman-teman yang merayakan. Banyak makanan khas Imlek ya pasti di rumah. Mau ngundang saya buat icip-icip ?..Hihi..ngarep...!
Makanan khas Imlek yang sering saya makan itu cuma Kue Keranjang...hihi. Di Semarang karena banyak daerah Pecinan, banyak yang jual. Tapi biasanya aku juga nggak pernah beli sich..di bawain suami aja ntah dari mana..mungkin dari relasi.

Kemaren pulang suami juga bawa Kue Keranjang. Tapi kue keranjangnya kok beda sama yang biasanya. Yang ini masih lembek. Mungkin masih baru. Aku masukkan kulkas aja akhirnya biar mudah di potong-potong. Tapi sudah aku masukkan di kulkas sehari kok belum keras juga. Jadinya aku putar haluan, aku jadikan isian Onde-Onde saja.

Waktu aku buat isian Onde-Onde, awalnya mulus..eh lama-lama terkena minyak panas..Kue Keranjang yang dingin di kulkas kok melar, mendesak keluar..jadilah Onde-Ondenya semakin membesar, ada yang sampai gundul sebagian kulitnya dari wijen..hihi. Aku goreng api kecil hingga dalemnya kopong..hemm enak banget ternyata. Cocok lho Kue keranjang berpadu dengan Onde-Onde yang legit teman-teman. Rasa kue keranjangnya jadi lebih enak...di banding di makan langsung karena anget-anget gitu meleleh seperti Marshmallows..hihi.

Untuk kulit Onde-Ondenya seperti biasa, aku pakai sedikit campuran kentang lumat agar empuk..dan lembut. Tapi jika di goreng api kecil, bisa kopong Onde-Ondenya. Kentangnya sedikit aja sich..pasti teman-teman berpikir repot ya..mengukus kentang dalam jumlah sedikit dan menghaluskannya. Ah..kalau aku nggak sich..kan selalu sedia Tepung kentang Flakes. Tepung kentang seduh yang mudah, cara pemakaiannya tinggal di seduh saja...jadi dech kentang kukus yang lumat dan siap di gunakan untuk aneka olahan kentang, baik gurih atau manis, atau untuk campuran untuk membuat aneka kue basah seperti Onde-Onde ini. Yang ingin tahu lebih banyak tentang Tepung Kentang Flakes, silahkan lihat postinganku di SINI ya teman-teman. Yang mau order tepung kentang Flakes atau Tepung lain , silahkan sms atau wa aja ya ke 089654712500. 
Onde-Onde Isi Kue Keranjang

Bahan kulit :
250 gram tepung ketan putih
30 gram kentang kukus lumat ( aku pakai Tepung kentang Flakes sedikit yang aku seduh, lalu timbang 30 gram )
1/2 sendok teh garam
1 sendok makan gula pasir
175 gram air hangat

Bahan isian :
Kue Keranjang satu buah, potong-potong sesuai selera
Pelapis : Wijen secukupnya
Cara membuat :
Campur semua bahan kulit, tuangi air sedikit demi sedikit sambil di aduk rata hingga kalis
Ambil sedikit adonan, pipihkan
Beri isian Kue Keranjang
Bentuk bulat, basahi air
Gulingkan ke Wijen
Goreng hingga matang dengan api kecil
Sajikan hangat



Pisang Goreng Banyumasan

Pisang Goreng Banyumasan



Beberapa hari lalu aku mencoba Pisang Goreng ala Banyumasan, yang di jual di gerobak pinggir jalan gitu. Jualannya ya cuma Pisang aja..nggak ada goreng lain. Yang unik, Pisang Gorengnya ini selalu di sajikan hangat dan di jual per kotak 8 ribu, dapat kira-kira 6 biji Pisang Goreng. Awalnya sich penasaran, kok selalu ramai yang beli...aku heran juga karena kan cuma Pisang goreng gitu jualannya. Sebelumnya itu aku kira model Pisang Goreng ala Pontianak yang pakai Tepung Panko gitu, ternyata beda dan di tulisan Gerobaknya tertulis Pisang Goreng Khas Banyumas.

Tapi setelah aku cicipi, memang beda dan enak Pisang Gorengnya. Kulitnya itu manis gurih dan renyah. Jadi beda dengan Pisang Goreng ala penjual gorengan biasa. Terus Pisang yang di pakai itu Pisang raja, bukan Pisang kepok seperti biasa orang jual Pisang Goreng. Jadi rasa dan aromanya itu lebih legit. Dan yang lebih menarik mungkin buat pembeli itu Pisang Gorengnya di beri parutan Keju dan di kucuri susu kental manis. Di makan hangat-hangat gitu ya sudah pasti enak lah ya.

Nah makanya bisa jadi ide usaha tuch teman-teman. Apa aja sebenernya ya, asalkan fokus dan serius, ternyata berhasil juga. Misal satu kotak isi 6 biji 8 ribu, padahal itu Pisang Gorengnya tipis-tipis lho..jadi tentu untung lumayan juga ya. Karena penasaran, aku kemaren Uji coba sendiri bikin Pisang Goreng ala Banyumasan ini, hasilnya oke juga..mirip sama aslinya..malah lebih enak..soalnya aku pakai Pisang Raja ranum sekali, kiriman dari Eyang Yodha. Jadinya enak dan harum Pisang Gorengnya. Di makan hangat-hangat gitu..kres-kres..enak sekali. Yodha juga mau makan, walau kebanyak suka bagian pinggir aja yang banyak tepungnya..haha. Pisang yang tengah di kasih papinya. Lumayanlah, biasanya mah dia nggak mau makan Pisang Goreng.

Aneka resep Pisang goreng sudah pernah aku share, nah ini versi baru, makanya aku posting  baru ya resepnya ya teman-teman. Selamat mencoba ya, jika suka resep Pisang Goreng versi lain, ada juga kok di webku. Ada Pisang Goreng Kipas yang renyah dan enak. Ada Pisang Goreng Kremes Isi Coklat, bahkan ada resep Pisang Goreng Sambal ala Manado lho. Aku suka aneka variasi Pisang Goreng, jadi banyak resep yang sudah aku posting di webku ini ya.

Pisang Goreng Banyumasan

Bahan :
5 buah Pisang raja, iris tipis jadi 4 - 5 bagian, tergantung besar kecil pisangnya ya

Adonan Kulit :
150 gram tepung terigu protein rendah
60 gram tepung beras
250 ml air
50 gram gula pasir
1/2 sendok teh garam
1 sachet kecil vanili bubuk ( 1/4 sendok teh )
Aduk rata semua bahan pencelup

Cara Membuat :
Panaskan minyak goreng
Celup potongan pisang ke adonan pencelup
Goreng hingga matang dan renyah luarnya
Jika suka bisa di taburi keju parut dan susu kental manis leleh ya

Mudah kan, bisa jadi cemilan malam tahun baru nich..buruan beli pisang dulu ya teman-teman...hihi
Putu Mayang Isi Pisang

Putu Mayang Isi Pisang


Maaf baru postingnya sore ya teman-teman..tadi siang mainan di dapur sama Yodha..keasyikan..hihi. Dalam rangka menghabiskan sisa pisang dan nangka, akhirnya kepikiran buat kue Putu Mayang aja. Pas kemaren bongkar gudang, mau mindahin peralatan dapur sebagian ke atas, nemu cetakan Petulo atau Putu Mayang yang kayu, dulu beli udah agak lama. Akhirnya Yodha ikutan nimbrung dech..dia suka...kalau masak pakai alat yang unik-unik gini. Aku kasih tau cara pakainya sebentar..langsung semangat dia..ngajak segera masak di atas. Jadi..yang kangen *Chef Yodha siapa hayo ? Mari merapat kesini ya..hihi.

Lihat nich..gaya Yodha teman-teman..serius bingits ya..sampai mlongo gitu nyetak Putu Mayangnya..hihi. Jadi tadi buat satu adonan, terus aku bagi dua warna, yang merah buat Yodha..dan yang hijau aku yang nyetak. Jadi lho..punya Yodha..dia cepat sich..kalau di ajarin sesuatu..daya ingatnya cepat dan *nyantelan..istilah orang Jawa..hihi. Kalau belajar aja..cukup sekali dia..nggak mau di suruh ngulang-ngulang..dan alhamdulillah..nilainya di sekolah selalu baik.


Dan..tara nich hasil Putu Mayang cetakan Yodha nich teman-teman..lumayan kan. Walau belum seragam ukurannya. Pas aku tanya.."Kok Putu Mayang Kakak kecil-kecil Kak..?" Katanya..kan..sesuai yang buat...kalau punya Mami besar-besar..kayak Mami..katanya..hahah. Suka aja Kak Yodha godain Maminya..! Lol..


Oke dech..aku kasih step by step bikin adonannya dulu ya teman-teman..siapa tau ada yang mau coba buat Putu Mayang juga. Pertama, siapkan tepung beras 300 gram, campur dengan 500 ml santan dan 1/2 sendok teh garam, 1/4 sendok teh vanili, dan 2 1/2 sendok makan gula pasir. Masak di api sedang hingga menggumpal seperti di foto ya. Setelah agak dingin, tambahkan 75 gram tepung tapioka ( kanji ), aduk rata. Bagi adonan jadi dua, satu beri sedikit pewarna merah, dan satu lagi pewarna hijau. Aduk rata ya masing-masing adonan dengan pewarna makanan hingga adonan kalis, tapi lembut.




Siapkan cetakan Putu Mayang sesuai selera, tadi aku coba pakai cetakan yang kayu ini, enak di pakai, lebih mudah sich, karena tinggal di tekan aja, adonan keluar bisa panjang cantik. Sayangnya tapi lubangnya agak besar untuk ukuran Putu Mayang. Jadi kayaknya lebih cocok buat  gethuk lindri. Nah lho..aku kok malah jadi pengen buat gethuk lindri juga besok pakai cetakan ini..haha. Tapi nggak masalah sich..Putu Mayang gendut-gendut kata Yodha ini..! Hihi..

Cara pakainya mudah saja kok, olesi dulu cetakan dengan sedikit minyak goreng. Masukkan adonan ke lubang cetakan, lalu angkat dan tutup cetakan sambil di tekan. Kayak gini nich...*kata Kak Yodha..*




Letakkan adonan yang sudah keluar dari cetakan di daun yang di oles sedikit minyak. Letakan sepotong pisang di ujungnya, lalu gulung. Aslinya sich Putu Mayang nggak pakai pisang, tadi aku coba iseng aja di isi pisang..eh enak lho..dan makin cantik kan..penampilannya teman-teman.






 Nich hasilnya..setelah di gabung, hasil cetakan Mami dan Yodha..nggak keliatan beda kok ya..hihi


Nah..Putu Mayang sudah matang, siapkan saus santannya ya. Sesuai selera aja sich..aku tadi pakai santan 500 ml, gula merah 100 gram dan sedikit gula pasir untuk memantapkan manisnya. Jangan lupa garam secukupnya dan daun pandan, biar harum sausnya. Terakhir, jika sudah mendidih, matikan api dan masukkan nangka, agar nggak lembek..jika pakai sich, nggak pakai juga nggak masalah.


Dan..Putu Mayang hasil kolaborasi Yodha dan Mami..siap di sajikan..ada yang mau coba ?...:D





Bakwan Sayur & Bakso

Bakwan Sayur & Bakso


Mulai hari ini mulai buat cemilan lagi untuk tukang yang kerja di rumah. Wua..kemaren udah bersih dan rapi lantai atas, berantakan lagi dech, huhu..ternyata ada yang urgent harus di benerin kamar lantai atas. Yo wis..daripada nunggu lama-lama sekalian aja. Tadi mau buat risol atau lumpia..waktunya ndak cukup. Akhirnya biar cepat..buat..bakwan sayur aja..hihi. Asal di sajikan pas anget abis di goreng, pasti enak kok. Dan beneran langsung habis sich tadi.

Iseng tadi buat bakwan sayur aku tambahin bakso yang ku iris-iris, kok enak juga..jadi seperti menemukan rasa gurih, bonus di setiap gigitan..yang tersebar di antara gurihnya bakwan sayur..hihi. Jadi mungkin bisa jadi ide menu lauk untuk anak-anak yang biasanya suka bakso ya..teman-teman. 

Bakwan favoritku ya bakwan sayur gini, wortel, dan kol yang di iris tipis-tipis..rasanya itu enak banget..dan cocok di jadikan lauk pecel, lotek, dll. Membuatnya juga mudah saja..tinggal cemplang cemplung bahan, goreng. Tips membuat bakwan yang enak..pakai protein rendah atau sedang ya terigunya teman-teman. Jangan yang tinggi protein, ntar jadi alot..hihi. Menggoreng bakwan juga di api sedang yang sudah di panaskan, minyak agak banyak, hingga terendam, agar bakwan garing di luar, lembut di dalam, dan nggak berminyak.

Mengaduk adonan bakwan juga nggak perlu di uleni pakai tangan, kayak di penjual gorengan tuch..malah jadi keras juga nanti bakwannya. Cukup di aduk ringan pakai sendok..dengak penuh kasih sayang perlahan-lahan *halah..bahasanya..lol..! *

Oke..ini dia resep bakwannya, walau semua udah bisa bikin, tapi buat teman-teman yang masih pemula di dapur..mungkin bingung takarannya ya...jadi aku tulis aja ya..:)

Bakwan Sayur & Bakso

Bahan :
1/6 buah kol, iris tipis
1 buah wortel, potong korek api
2 batang daun  bawang, iris halus
1 batang sledri, iris halus 
5 buah bakso, potong tipis -tipis jadi 6 bagian
150 gram terigu protein rendah
1 butir telur
Kaldu ayam bubuk 1 sendok teh dan garam secukupnya
Gula Pasir 1/4 sendok teh ( biar rasa gurihnya muncul )
Air 100 ml

Bumbu Halus :
2 siung bawang putih
1/8 sendok teh merica butiran

Cara Membuat :
Campur aduk semua bahan dan bumbu halus hingga rata.
Goreng di minyak panas terendam sampai matang dan kecoklatan.
Sajikan hangat dengan cabai rawit.


Tahu Isi Sayuran Ekonomis

Tahu Isi Sayuran Ekonomis


Kemaren sore sibuk banget..sampai telat masak..sore suami bawa gorengan pinggir jalan. Eh ada *Tahu Isi Sayuran*..salah satu gorengan favoritku. Tahu isi ala kampung aja..yang isi sayur, wortel, kol sama daun bawang yang di tumis dengan bumbu-bumbu. Hemm..lagi laper..berharap makan gorengan hangat yang nikmat. Tapi..ternyata..oh no..rasanya kok *anyep* semua...alias hambar nggak ada rasa. Baik lapisan luar ataupun isiannya. Mana isinya dikit, hihi..duch..kalau aku yang jualan..bakalan nggak tega dech jualan dengan kualitas seperti itu. Tapi memang, nggak satu dua penjual gorengan yang aku coba, dari mulai di pinggir jalan, di pasar, di tempat angkringan..di penjual pecel, dll..cenderung asal jadi aja.

Jadi pengen nulis resep tahu isi yang enak, tapi ekonomis. Beneran lho..nggak perlu pakai ayam..atau macam-macam, isi sayuran aja..udah enak lho. Tahu isi sayuran yang enak..itu harus balance antara gurihnya isian, dan kulit lapisan luarnya..juga harus terasa enak. Ada dua tipe lapisan luar, bisa adonan yang agak kental empuk seperti mendoan, makanya bisa pakai adonan mendoan juga, atau yang kulit tipis kriuk..itu adonan lebih cair dan memakai campuran tepung beras atau tapioka, sehingga hasil lapisan tahu bisa kriuk renyah. Semua enak sich menurutku..asal pas bumbunya..hihi. Tahu isi yang enak..juga jangan pelit isi ya teman-teman..hihi. Isiannya toch cuma sayuran murah meriah..jadi jangan pelit isian gitu lho..hihi. Tahu isi jika isiannya banyak...itu enak banget, perpaduan gurih isian dan tahu, serta di padu adonan kulit luar yang gurih..di makan anget-anget..hemm..enak..tinggal cari cabe rawit ijo dech..di jamin..2 biji..lewat..hihi. Nich Kak Yodha waktu makan sampai keluar semua isinya..hahah. Kalau ini sich tehnik makan Kakak aja yang belum canggih nich..makan tahu isinya..sampai belepotan gitu Kak..hihi. Kayak nenek sedang nyusur..hihi. Makanya kalau di Yogya..tahu isi sayuran itu di sebut juga *Tahu Susur *..karena isiannya yang banyak..seperti *Susur* ( yang biasa buat *nginang..nenek-nenek..)..hihi. Tapi seneng dech..tadi Kakak bilang enak..terus habis 3 biji lebih dech..hihi. Padahal niat awal mau buatin snack buat tukang yang kerja di rumah..akhirnya ganti mendoan dech buat tukang, karena tahu isinya di bawa kabur Kakak ke depan tivi sepiring..haha.


Okey..buat teman-teman yang mau usaha gorengan, yukk..buat gorengan yang benar-benar enak ya buat di jual..nggak harus yang pakai bahan mahal..dengan bahan ekonomis, bisa di buat enak kok..kan capeknya sama aja..tapi jika kita buat lebih enak..pasti akan lebih puas hati, dan pastinya akan bertambah banyak pembeli. Oh iya..membuat tahu isi ini paling cocok, pakai tahu goreng / tahu kulit berkantung, atau jika di sini di sebut tahu pong, sehingga muat banyak isinya..hihi. Atau jika nggak ada..pakai tahu Sumedang juga enak. Jika tahu pon atau tahu Sumedang nggak ada semua, pakai tahu putih biasa yang di belah dua, kemudian isinya di selipkan di antaranya juga bisa. Tapi buat pemula biasanya akan kerepotan waktu mencelup ke adonan, dan bentuknya jadi kurang cantik.  Untuk kulit lapisan kali ini aku tadi pakai adonan Tepung Mendoan yang aku jual..soalnya biar cepat..keburu-buru..tinggal tambah air, beres..hihi. Untuk resep aku tuliskan yang versi renyah dan kriuk ya..kulit lapisannya. Tapi jika mau bisa pakai adonan tepung mendoan juga..di cairkan jangan terlalu kental.


Tahu Isi Sayuran Ekonomis
Bahan : 
10 buah tahu pong / tahu kulit kotak siap pakai, buka salah satu sisinya

Bahan pencelup :
100 gram tepung terigu protein rendah / sedang
2 sendok makan tepung beras
1/2 sendok teh bumbu kaldu bubuk / garam sesuai selera
1/4 sendok teh ketumbar, haluskan
1 siung bawang putih, haluskan 

 Cara membuat adonan pencelup : 
Aduk rata dengan air secukupnya, sampai adonan sedang kekentalannya 
Bahan isi :
2 buah wortel, potong korek api
25 gram tauge panjang
5 lembar kol, iris halus
1 sendok teh bumbu kaldu ayam bubuk / garam secukupnya
Gula pasir 1 / 2 sendok teh
1 batang daun bawang dan 1 batang sledri, iris halus
Bumbu halus untuk tumis sayuran :
2 siung bawang putih
3 siung bawang merah 
1/4 sendok teh merica butiran, 1 sendok teh ebi ( rendam di air panas hingga mekar, tiriskan )

Cara Membuat :
Isi : Panaskan 1 sendok minyak goreng, tumis bumbu halus untuk sayuran hingga harum, masukkan wortel, aduk hingga layu, lalu masukkan sayuran dan bumbu lain. Aduk rata dan masak hingga sayuran layu. Korekasi rasa. Jika sudah pas rasanya, angkat. Dinginkan.
Buka tahu pong dengan pisau satu sisi aja  bagian atas, sehingga membentuk kantong, lalu isi dengan sayuran tumis secukupnya dan rapikan kembali  hingga berbentuk kotak. 
Panaskan minyak. Ambil tahu isi, celup ke dalam bahan pencelup, lalu goreng hingga matang dan kecoklatan.


Talam Tako Hungkwe Jagung

Talam Tako Hungkwe Jagung



Happy Monday...! ^^

Sudah siap beraktifitas lagi di hari Senin yang cerah ini teman-teman..sipp..selamat berkarya ya..^^
Mau cemilan murah..meriah..dan unik..untuk keluarga atau snack arisan dll,..yukk..buat talam tako teman-teman. Talam tako ini aslinya dessert khas Thailand, terbuat dari hungkwe dan di beri pewarna ekstrak pandan, jadi bawah hijau..atas putih dua layer. Nah..di Indonesia juga banyak berkembang ya talam seperti ini. Dan bisa di variasikan jadi aneka macam talam. Ada juga talam dari tepung beras dan tapioka, dll..banyak variasinya. Selama wadahnya tako..masih sah-sah saja ya..di sebut talam tako..hihi. 

Untuk membuat tako..sudah pernah aku share ya step by step di SINI. Jadi tinggal kita buat adonan kuenya ya sekarang. Aku pilih yang paling simple aja..dari tepung hungkwe..jadi intinya ini adalah adonan tepung hungkwe seperti adonan  cantik manis, tapi di tambah jagung, jadi bawahnya kuning, atas adonan putih yang legit dan gurih polos warna putih. Rasanya tentu saja mak nyess..gurih adonan hungkwe yang memakai santan polos aja udah enak..apalagi tambah jagung manis yang beneran membuat tambah kaya rasa.

Untuk jagungnya di kukus dulu ya..karena masak hungkwe tuch cuma sebentar saja..jadi kalau nggak di kukus dulu takutnya belum matang. Untuk variasinya bisa juga di kasih nangka atau pisang juga lapisan bawahnya..suka-suka saja dech rasanya. Oke..selamat mencoba ya teman-teman jika suka..aku mau kejar packing dulu yang haru segera kirim sore..:D

Talam Tako Hungkwe Jagung

Bahan Lapisan Bawah :
50 gram  tepung hunkwe
500 ml santan
100 gram gula pasir
2 lembar daun pandan
1/4 sendok teh garam
1 buah jagung manis pipil, kukus hingga matang 

Cara membuat :
Aduk rata semua bahan kecuali jagung, masak di atas api sedang hingga meletup-letup dan kental, masukkan jagung, aduk rata.
Tunggu agak dingin, tuang ke cetakan talam tako hingga 3/4 tinggi cetakan

Bahan lapisan atas  :
15 gram tepung hungkwe
250 ml santan sedang
1 sendok makan gula pasir
1/8 sendok teh garam
 Cara Membuat :
Aduk rata semua bahan. masak hingga meletup-letup, tuang ke atas adonan hungkwe jagung hingga rata, hias dengan kismis jika suka, dinginkan.
Sajikan dingin lebih nikmat





Tiwul Alus

Tiwul Alus



Setelah  demam singkong beberapa hari di dapurku...lanjut ke olahan gaplek ya teman-teman..hahah..sama juga dari singkong ya..tapi nich produk turunannya. Sudah tau dong pasti..gaplek..itu dari singkong yang di jemur hingga kering. Jika di biarkan di luar di hujan-hujankan hingga berjamur..jadi dech   gaplek buat Gathot. Temen setia gathot..ya tiwul. Jadi tiwul itu terbuat dari gaplek kering bersih yang di haluskan...jadi tepung. Nah..kemaren lebaran habis pulang dari Yogya..kan bawa banyak tepung gaplek pesanan teman-teman..sekalian nyetok beberapa jika ada yang kangen tiwul juga teman-teman lain..karena bulan-bulan ini nich lagi bagus-bagusnya tepung gaplek..karena musim panas dan musim panen singkong. 

Dari kemaren mba Elmi sms.."Kok belum  posting menu tepung gaplek mba ?"..hemm iya..lagi mikir mau di buat menu khas apalagi ya..yang belum pernah ku posting. Akhirnya kemaren telp ibuku di Yogya..ngobrol-ngobrol tentang gaplek..ibuku bilang..udah bikin *Tiwul Alus belum..?..Langsung...dech aku ingat..oh iya..itu makanan kesukaanku jaman kecil. Jadi tiwul alus itu adalah tiwul kukus yang di tumbuk hingga halus ( alus ) jadi seperti gethuk gitu, aku ingat tekturenya kenyil-kenyil enak..dan manis. Langsung aku tanya ibuku cara membuatnya. Mudah ternyata. Tinggal tiwul kukus  yang di beri gula dan garam, di tumbuk hingga halus dan liat. Jadi bisa kenyil-kenyil enak.

Akhirnya tadi aku semangat   buat tiwul alus ini pagi-pagi tadi. Bikin dikit dulu..lha yang suka tiwul cuma aku thok..hihi. Alhamdulilah rasanya enak sekali..kenyil-kenyil legit khas aroma tiwul..jadi teringat masa kecil. Kesampaian dech makan tiwul alus, sisanya aku bagi-bagi  aja ke mba art ku untuk di bawa pulang. Tapi tiwul alusku belum halus banget tadi..hihi. Aku nggak telaten numbuknya..karena nggak punya lumpang dan alu ( alat tumbuk dari batu )..hihi. Kalau ibuku dulu kan numbuknya pakai lumpang dan alu   dari batu yang di alasi plastik tebal..jadi hasilnya bisa benar-benar halus tiwulnya. Tapi karena aku nggak punya tumbukan..pakai food processor aja tadi..haha..*curang ya..aku cerita sama ibuku..pasti ngekek beliau..lol..* Yang penting kan tujuannya sama..menghaluskan tiwulnya..hihi. Besok beli lumpang ahhh..yang agak besar kalau lewat muntilan..buat bikin gethuk atau tiwul ayu..hihi..asal jangan suruh buat numbuk padi atau beras ya teman-teman...ampyun dech...! Kalah dech sama sesepuh jaman dulu..numbuk beras sendiri..bikin tepung beras sendiri...hihi. Jadi ingat dulu waktu aku masih kecill..jika mau ada acara hajatan..ramai-ramai numbuk beras untuk membuat peyek..wah seru..sekarang..masih ada nggak ya tradisi begitu...huhu.

Oke dech..mungkin jajanan dari tiwul yang satu ini belum banyak yang kenal ya, karena memang sudah langka dan jarang yang jual..tapi aku yakin kok..pasti ada teman-teman yang pernah makan. Jadi namanya..tiwul alus ya..dari bahasa Jawa..alus itu artinya halus..mungkin karena memang dari tiwul..yang di tumbuk halus..jadi di namakan tiwul alus..hihi. Yang jelas..rasanya enak sekali..kenyil-kenyil..manis..gurih. Oke..baiklah..aku save saja resep tiwul alus ala Ibuku ini..buat melestarikan kuliner jadul khas Jawa yang eksotis dan udah langka ya. Tapi kalau di Yogya..mungkin masih ada di beberapa pasar tradisional kok.

Tiwul Alus

Bahan :
200 gram tepung gaplek
Air kira-kira 200 ml atau secukupnya
Garam 1/4 sendok teh
Gula Jawa 75 gram ( sesuai selera ), sisir halus
2 lembar daun pandan, kelapa parut kukus secukupnya untuk taburan.

Cara membuat :
Perciki tepung gaplek dengan air hingga rata dan bergerindil, kalai ini harus sampai agak lembab ya , agar agak lengket waktu matang, jadi ketika di tumbuk jadi mudah. Aduk rata denga garam dan gula merah sisir.
Masukkan ke kukusan, beri 2 lembar daun pandan
Kukus selama 30 menit hingga matang, sambil sesekali di aduk agar rata matangnya
Keluarkan dari kukusan
Tumbuk hingga halus selagi masih panas. 
Padatkan di loyang persegi panjang.
Potong-potong jika sudah dingin. Baluri dengan kelapa parut kasar yang sudah di beri sedikit garam.
Sajikan


Lapis Singkong Pisang

Lapis Singkong Pisang


Masih suka mengolah singkong hari ini teman-teman..karena pas ke pasar lihat singkong yang menggoda..hihi. Singkong saat ini lagi bagus semua. Putih bersih..tua..keset..enak di olah jadi apa aja. dan demam singkong bekal Yodha masih berlanjut..haha. Tadi Yodha bawa singkong kriuk balok..eh teman-temannya pada suka semua juga. Langsung pad arequest, "Besok lagi ya Yodha..rasa pedas manis..! " gitu tadi pulang sekolah Yodha heboh cerita  pesanan teman-temannya. Waduch..tiap pagi Maminya suruh goreng singkong ini..hihi. Yodha tuch juga anak manis dan baik..nggak tegaaan sama teman-temannya. Ketika aku tawari..besok ganti bawa leker..atau donat Kak.?..Dia bilang.."Singkong goreng lagi tho Mi..nanti teman-teman pada sedih !" Kata Yodha..hihi.

Yo wis..tadi akhirnya rebus singkong lagi buat stock di freezer, terus aku sisakan sedikit singkong mentah untuk bikin lapis singkong..karena aku kangen makan lapis singkong. Pas kebetulan aku punya pisang  raja ranum, mau buat leker belum jadi..jadilah aku kombinasikan lapis singkongnya dengan pisang. Ternyata..tambah enak..pakai banget. Beneran..kenyil-kenyil..manis..gurih..plus dapat bonus legit dan harum pisang...hemmm...nggak kuat godaannya..hihi. 

Tapi sayang..jajanan singkong kukus berbalut kelapa gini belum di sukai Yodha..tapi aku tawari..ndak mau..katanya..hihi. Coba besok pakai jurus lain..di buat kue-kue modern kali ya..hihi. Semangat..menaklukkan Yodha dengan olahan singkong..hihi. Padahal enak banget lho ya lapis singkong ini Kak..hihi. Oke..jika mau coba buat..agar mudah di potong, kue lapis ini harus di dinginkan dulu ya teman-teman. Dan memang kue lapis singkong ini baru teras kenyil-kenyilnya jika suda dingin. Jika masih hangat masih terasa agak lembek..tapi jangan khawatir..kan mengandung agar-agar  adonannya..jadi bisa padat jika sudah dingin. Bisa juga di simpan di kulkas sebentar tambah enak dan set, tapi jangan kelamaan agar tidak keras.

Oke..selamat mencoba ya teman-teman..resepnya sudah pernah ku posting sich..cuma kali ini aku buat separo adonan aja..makanya nggak bisa banyak lapis warnanya dan pakai loyang setengah lingkaran aja. Oke..selamat mencoba..ini lapis singkong lho ya..bukan kue mata roda..hihi. Beda adonannya..jika mata roda.

Lapis Singkong Pisang

Bahan :
400 gram singkong, parut
100 gram gula pasir 
1/4 sendok teh garam
1/2 gelas santan kental ( kira2 125 ml )
1/2 agar-agar bubuk
1/8 sendok teh vanili

Pelengkap :
Pisang raja matang secukupnya
Kelapa parut kukus secukupnya

Cara membuat :
Aduk semua bahan, bagi dua adonan, satu biarkan putih, satu beri warna hijau
Panaskan kukusan, siapkan loyang setengah lingkaran, alasi dengan plastik, olesi sedikit minyak plastiknya
Tuang lapisan hijau, beri pisang di atasnya agak di benamkan ke adonan, kukus 15 menit
Tuang lapisan putih, kukus kembali 20 menit
Dinginkan dulu sebelum di potong
Alasi pisau dengan plastik waktu memotong agar hasilnya mulus dan rapi
Baluri dengan kelapa parut yang sudah di kukus, dan di beri sedikit garam